Rabu, 01 Februari 2012

Home » » [review] Crysis 2

[review] Crysis 2

Crysis 2 memang menjadi buah bibir di kalangan gamer FPS saat ini dan merupakan game pertama mengunakan CryEngine 3 yang juga milik Crytek Studio. Akankah Crysis 2 berhasil mencetak kesuksesan seperti Crysis sebelumnya ? mari kita cek ulasan dibawah ini.





Story
Cerita game fiksi ini berseting pada tahun 2023 di kota New York yang diserang oleh Alien sehingga menimbulkan banyak korban warga sipil dan kehancuran kota tersebut. Di game ini kita akan berperan sebagai Alcatraz, yang merupakan tentara marinir US yang diterjunkan ke kota New York untuk menyelamatkan doktor Nathan Gould yang memiliki informasi penting. Namun setibanya dikota hancur tersebut, kapal selam yang ditumpangi tentara marinir US diserang oleh pesawat alien dan Alcatraz berhasil lolos karna diselamatkan oleh Prophet. Kemudian Prophet yang frustasi dengan keadaan dirinya yang telah terserang virus, mewariskan baju tempur high-tech Nano Suit 2 ke Alcatraz dan kemudian bunuh diri. Pertualangan Alcatraz pun dimulai…


Gameplay
Game ini memiliki gameplay yang memberikan kebebasan kepada kita dalam menghadapi berbagai situasi pertempuran pada area permainan yang memang kalah luas dengan seri terdahulu. Namun desain area kini lebih detil dan memiliki banyak tempat tinggi sehingga kita dapat menerapkan lebih banyak taktik dalam menyerang musuh. apakah itu kontak senjata dari arah depan, menyelinap ke sisi samping dan belakang, atau bahkan dari atas untuk lebih mudah melenyapkan musuh.

Dan perlu diketahui, AI musuh dalam game ini cukup cerdik, mereka juga akan berusaha mencari sudut terbaik untuk menyerang kita.Bahkan mereka juga akan menembakan sinyal untuk memanggil pasukan bantuan. Namun terkadang mereka terlihat bengong atau stuk. Dalam game ini, kita akan berhadapan dengan beberapa karakteristik musuh, seperti pasukan CELL yang memiliki taktik serta persenjataan canggih, contoh Helikopter, mobil tempur. Kemudian Alien memiliki gerakan yang cepat serta lincah. Dan ada juga Alien yang dilengkapi armor sehingga kita juga membutuhkan senjata berat untuk melenyapkannya. Namun hal ini tidak membuat gentar, dengan  adanya kemampuan High-Tech Nano Suit 2 yang dipakai oleh Alcatraz, membuat style permainan menjadi seru. Kita dapat mempergunakan berberapa kemampuan seperti Stealth yang dapat membuat kita menghilangkan diri, Armor yang dapat membuat kita kebal dengan peluru, Visor yang dapat melacak posisi musuh dan senjata beserta amunisi yang tersebar di lingkungan permainan, Power yang dapat membuat kita berlari dengan cepat dan bahkan melompat lebih tinggi. Pada Crysis 2 dengan Nano Suit terbaru, mekanisme kontrol lebih disederhanakan. Seperti pada tombol Space untuk melompat akan membawa kita melompat tinggi dan begitu juga dengan tombol Shift untuk berlari yang akan otomatis akan berlari lebih kencang tanpa perlu mengaktifkan kemampuan Power.


Adu tembak-menembak yang intens bakal kembali ditemui di Crysis 2, kita juga dapat berlindung ke berbagai objek yang tersebar pada lingkungan permainan. Namun perlu diingat objek tersebut dapat hancur jika ditembaki terus-terusan. Dalam berlindung, kita hanya perlu mendekat ke objek dan menekan tombol mouse kanan untuk dapat membidik dan menembak musuh dari balik objek. fitur kustomisasi senjata juga masih dapat ditemui dalam game ini untuk meningkatkan akurasi tembakan, daya rusak, jangkauan jarak tembak dengan berbagai jenis aksesoris senjata, seperti mensematkan peredam suara, teropong, pembidik laser, hingga clip amunisi tambahan. Selain itu, kini kita juga dapat mengkustom Nano Suit dengan beberapa kemampuan baru, seperti melacak arah perluru yang ditembakan musuh sehingga kita bisa menghindarinya, meningkatkan armor untuk mengurangi rasa sakit saat mendarat dari ketinggian, meredam suara langkah kaki saat berlari, ataupun mempercepat regenerasi health dan energi Nano Suit. Untuk dapat membuka kemampuan tersebut, kita perlu mengumpulkan poin Nano Catalst yang bisa didapatkan dengan menghabisi Alien.


Satu hal yang menarik lagi, game ini juga banyak menyuguhkan adegan dalam permainan dengan style hollywood. Hal ini cukup memberikan rasa ngeri terhadap situasi lingkungan permainan saat invansi Alien, seperti saat menelusuri jalanan kota New York yang hancur, tiba-tiba muncul adegan pesawat Alien yang melintas diatas langit, kereta bawah tanah yang terpental dan menimbulkan ledakan besar, gedung-gedung pencakar langit yang terbakar dan roboh hingga menguncang jalan. Goncangan dalam game cukup terasa bagi kita karena layar permainan juga ikut bergoyang.


Graphic
Satu kata untuk grafis game ini, Wow…Dengan mengunakan CryEngine 3, animasi ledakan beserta artikel nya tampak nyata kemudian genangan air juga terlihat alami hingga efek pencahayaan yang juga tampak realistis. Desain area permainan pun disajikan mewah dengan beragam macam objek yang diciptakan untuk dapat dihancurkan dan dapat diinteraksi, seperti tong bahan kimia yang dapat meledak saat ditembak hingga mesin ATM yang dapat kita akses dan mengeluarkan uang. Saat game ini diluncurkan dan hingga artikel ini ditulis, game ini hanya dibekali dengan DirectX 9 saja sudah terlihat mewah. Sedangkan Directx 11 masih dalam tahap pengerjaan yang akan menjanjikan kualitas grafis yang pastinya lebih menakjubkan dan lebih realistis lagi. Game ini juga telah dipaking dengan fitur 3D yang tentunya juga membutuhkan dukungan hardware untuk dapat menikmatinya.

Overall
Crytek berhasil menelurkan game maha karya dengan CryEngine 3 yang tidak hanya memberikan pengalaman bermain yang seru dan menarik tapi juga grafis yang benar-benar manis di mata pemain. Bagi yang telah memainkannya, pasti merasa puas dan bakal mengharapkan sekuel Crysis selanjutnya.


Developer : Crytek
Publisher : Electronic Arts
Release date : 23-03-2011
Platform : PC, Xbox360, Playstation3
Score
Story  80
Gameplay  90
Graphic  90
Overall  95


sumber : http://www.beritateknologi.com/review-crysis-2-salahsatu-game-fps-terbaik-dan- terkeren-saat-ini/

0 komentar :

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys