Jumat, 26 Desember 2014

Home » » [review] This War of Mine

[review] This War of Mine

By Pladidus Santoso
December 11, 2014   ·   
 
This War of Mine jagatplay

Jika ada dua hal yang bertolak belakang antara industri game dan kehidupan nyata, maka sudut pandang ketika membicarakan perang boleh jadi salah satu yang paling kontradiktif. Di dunia nyata, perang dilihat sebagai sesuatu yang menakutkan, sebuah kondisi katastropik yang menghancurkan semua sendiri kehidupan, bahkan nilai kemanusiaan Anda sendiri. Namun di industri game, perang seringkali dilihat tak ubahnya sebuah “tempat bermain” luas yang memungkinkan Anda untuk menguji senjata Anda, membunuh tanpa ampun, dan muncul sebagai seorang pahlawan. Perang juga seringkali dilihat sebagai solusi terbaik untuk menyelesaikan semua masalah yang ada. Namun terlepas dari arus mainstream yang begitu deras ini, tidak sedikit developer yang berusaha memproyeksikan perang dalam kapasitas yang sebenarnya – sebuah kondisi yang tidak ingin pernah ingin Anda hadapi..

Game perang yang mampu menawarkan sensasi seperti ini memang bisa dihitung dengan jari. Salah satu yang mampu mengangkat tema ini dengan begitu baik di masa lalu adalah Spec Ops: The Line dari Yager yang luar biasa. Di permukaan, ia terlihat seperti sebuah game third person shooter generic yang dangkal. Namun nyatanya, ia dibungkus dengan begitu banyak momen memorable yang mengeksploitasi sisi perang yang berbeda. Sensasi seperti ini jugalah yang hendak ditawarkan oleh game indie teranyar – This War of Mine dari 11 bit Studios. Salah satu game bertema perang terunik yang akan Anda cicipi.

Lantas apa yang ditawarkan oleh This War of Mine ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game yang membuat Anda merasa seperti sampah? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda!

Plot

"Di perang Modern... Anda akan mati seperti seekor anjing tanpa alasan" -Ernest Hemingway-
“Di perang Modern… Anda akan mati seperti seekor anjing tanpa alasan” -Ernest Hemingway-
Sebagian besar game bertema perang biasanya akan memosisikan Anda sebagai anggota pasukan militer yang memang sudah ahli mengangkat senjata dan bertempur untuk menundukkan siapapun lawan yang berusaha menghadang. Dimana seperti halnya sebuah rumus matematika sederhana, peluru yang bersarang di tubuh lawan sama dengan kesempatan untuk bertahan hidup lebih lama. Namun bukan hal seperti ini yang ingin ditawarkan oleh 11 bit Studios lewat This War of Mine ini. Alih-alih berperan sebagai militan, Anda akan beraksi dari kacamata seorang warga sipil. Seorang penduduk biasa yang terjepit di tengah konflik. Manusia dengan keluarga dan teman yang punya satu misi utama – sekedar bertahan hidup.

This War of Mine sendiri tidak pernah secara gamblang menjelaskan setting konflik perang sipil yang menjadi latar belakang utama. Sebuah premis cerita sederhana disajikan, dimana perang antara pasukan pemberontak dan pemerintah terjadi. Perang yang sempat diprediksikan hanya berjalan selama beberapa bulan ini, apalagi dengan pasukan pemerintah yang sudah mengepung di sisi kota, ternyata berlangsung bertahun-tahun. Dengan jalur distribusi makanan dan obat yang sudah diputus pemerintah dari luar, kedua elemen menjadi barang yang begitu langka di ibu kota. Para penduduk yang terjebak di dalamnya perlahan namun pasti kian melemah. Kelaparan, penyakit, dan tempat tinggal menjadi resource yang sangat berharga.

Anda akan berperan sebagai tiga serangkai - Bruno, Pavle, dan Kalia yang bahu membahu berusaha selamat dari perang sipil ini.
Anda akan berperan sebagai tiga serangkai – Bruno, Pavle, dan Kalia yang bahu membahu berusaha selamat dari perang sipil ini.
Dengan kelaparan dan penyakit yang melanda, tugas ini tidak mudah. Untungnya, ketiga karakter ini dibekali sebuah rumah besar sebagai markas.
Dengan kelaparan dan penyakit yang melanda, tugas ini tidak mudah. Untungnya, ketiga karakter ini dibekali sebuah rumah besar sebagai markas.
Anda akan berperan sebagai tiga karakter utama di sini yang harus saling bahu-membahu untuk selamat. Sebuah kondisi yang aneh memang, mengingat garis takdir ketiga karakter ini memang sempat saling bersinggungan di masa lalu, ketika kondisi masih begitu damai. Ada Bruno – pria bertubuh bongsor yang sempat membawakan acara memasak di televisi, Kalia – seorang reporter, dan Pavle – seorang mantan pemain Football dengan karir yang cukup gemilang. Kini ketiganya bertemu dalam kondisi yang begitu kritis dan berbeda. Saling melindungi satu sama lain, mereka harus bertahan hidup.

Tantangan seperti apa yang harus mereka hadapi?
Tantangan seperti apa yang harus mereka hadapi?
Lantas, tantangan seperti apa yang harus dihadapi oleh ketiga karakter yang satu ini? Mampukah mereka bertahan hidup menghadapi kondisi perang sipil ini? Jawabannya akan sangat bergantung pada Anda sebagai penentu nasib mereka.

Berusaha Bertahan Hidup

Kunci untuk bertahan hidup di This War of Mine bergantung pada kemampuan Anda untuk mengelola resource yang Anda dapatkan.
Kunci untuk bertahan hidup di This War of Mine bergantung pada kemampuan Anda untuk mengelola resource yang Anda dapatkan.
Bertahan hidup, inilah inti permainan dari This War of Mine itu sendiri. Di tengah kondisi yang begitu kritis dan resource yang terbatas, ketiga serangkai ini harus mati-matian berjuang untuk mendapatkan apa saja yang bisa mereka gunakan untuk memperpanjang hidup mereka, setidaknya hingga bala bantuan dari pemerintah datang. Hadir dalam format dua dimensi dengan segudang ikon yang akan muncul di layar dan bisa dipicu dengan hanya sekedar menggerakan mouse dan melakukan klik saja, tingkat survivabilitas Anda akan sangat ditentukan oleh satu hal – kemampuan Anda mengelola sumber daya. Terdengar sederhana? Tunggu dulu. Jika ada satu hal yang berhasil diekskusi oleh This War of Mine dengan begitu sempurna adalah memproyeksikan kebutuhan manusia yang begitu kompleks. Di sinilah, tantangannya.

Anda akan bergerak dari satu hari ke hari lainnya.
Anda akan bergerak dari satu hari ke hari lainnya.
Anda tidak diperkenankan keluar rumah siang hari. Momen ini bisa digunakan untuk lebih berfokus pada perkembangan karakter dan tempat Anda berlindung.
Anda tidak diperkenankan keluar rumah siang hari. Momen ini bisa digunakan untuk lebih berfokus pada perkembangan karakter dan tempat Anda berlindung.
Sementara Anda mulai bisa beraksi menjarah resource di wilayah terdekat ketika malam datang. Walaupun Anda dibekali tiga karakter berbeda, hanya satu karakter saja yang diperkenankan untuk melakukan tugas tersebut setiap malamnya.
Sementara Anda mulai bisa beraksi menjarah resource di wilayah terdekat ketika malam datang. Walaupun Anda dibekali tiga karakter berbeda, hanya satu karakter saja yang diperkenankan untuk melakukan tugas tersebut setiap malamnya.
Anda harus memastikan diri terus hidup, dari hari ke hari. Untuk satu harinya, gameplay akan terbagi ke dalam dua periode dengan peran yang berbeda – siang dan malam. Ketika hari masih siang, yang juga ditunjukkan dengan jam yang terletak di bagian kiri atas game, Anda tidak diperkenankan untuk keluar dari rumah sama sekali. Momen yang panjang ini lebih difokuskan untuk melakukan beragam aktivitas Anda di dalam rumah, dari sekedar mengumpulkan resource dari puing-puing yang mungkin belum tersentuh, membangun lebih banyak perlengkapan untuk menjamin tingkat ketahanan hidup yang lebih tinggi, atau sekedar beristirahat. Sementara di malam hari, Anda didorong untuk mengeksplorasi wilayah sekitar, mencari dan membawa pulang resource yang Anda temui. Hanya satu karakter saja yang bisa melakukan hal ini per hari, sementara dua karakter lainnya bisa diminta untuk beristirahat atau berjaga-jaga.

Di sinilah, This War of Mine tampil begitu luar biasa kompleks, adiktif, dan menantang di saat yang sama. Setiap karakter akan hadir dengan kebutuhan pribadinya masing-masing, yang bisa jadi merupakan konsekuensi dari aksi Anda sebelumnya. Mereka bisa lapar dan butuh makanan, mereka bisa sakit dan butuh obat, mereka bisa terluka dan butuh perban, atau sekedar sebatang rokok untuk menghilangkan rasa depresi yang mungkin muncul. Semuanya bisa dipenuhi dengan mencari dan mengorbankan resource tertentu yang Anda dapatkan. Karakter-karakter ini juga punya batas tingkat kantuk dan kelelahan sendiri. Memintanya terus-menerus bekerja tanpa istirahat? Atau menyuruh karakter yang sama untuk terus-menerus mencari resource di luar rumah ketika malam tanpa memberikan kompensasi tidur? Bersiaplah untuk berhadapan dengan konsekuensi yang fatal. Dengan tiga karakter yang bisa digunakan, Anda dituntut untuk merencanakan dan mengatur jadwal sendiri, setidaknya untuk memastikan tidak ada konsekuensi fisik yang akan membuat salah satu karakter semakin dekat dengan gerbang kematian.

Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan di karakter Anda, terutama dari kondisi fisik dan psikologis yang ada.
Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan di karakter Anda, terutama dari kondisi fisik dan psikologis yang ada.
Berbeda dengan kondisi fisik yang bisa disembuhkan dengan obat, makan, atau tidur, kondisi psikologis karakter yang babak belur butuh perhatian karakter yang lain. Tentu saja, untuk sekedar menjadi telinga.
Berbeda dengan kondisi fisik yang bisa disembuhkan dengan obat, makan, atau tidur, kondisi psikologis karakter yang babak belur butuh perhatian karakter yang lain. Tentu saja, untuk sekedar menjadi telinga.
Namun, kemampuan fisik bukanlah satu-satunya hal yang harus Anda khawatirkan. Ketiga karakter ini juga memiliki kerentanan psikologis tertentu yang akan berpengaruh pada seberapa efektif aksi mereka mencari resource. Konsekuensinya bahkan bisa fatal. Karakter yang mengalami depresi berat misalnya, bisa jadi tidak ingin melakukan aktivitas apapun dan hanya berbaring di tempat tidur saja, yang berarti – ia akan menjadi beban tersendiri untuk resource Anda yang kian menipis tanpa bisa memberikan kontribusi apapun. Untuk mengatasi masalah psikologis seperti ini, ada dua cara yang bisa ditempuh. Minuman keras sebagai solusi instan, atau Anda bisa menugaskan karakter yang secara psikologis lebih “sehat” sebagai konselor, menjadi telinga untuk mendengar dan memberikannya nasehat yang mumpuni. Tujuannya satu, untuk memastikan mereka bisa berfungsi efektif. Karena tidak ada kata “amal” untuk resource di This War of Mine ini.

Dan seperti pula di dunia nyata, Anda akan seringkali berhadapan dengan kondisi dilematis, terutama dari cara Anda memanfaatkan resource yang sudah Anda kumpulkan. Apakah Anda ingin menggunakannya untuk membuat karakter semakin sehat? Atau Anda bisa mulai mengabaikan hal tersebut dan lebih memprioritaskan fungsi jangka panjang, seperti membangun lebih banyak equipment, misalnya. Benar sekali, resource yang Anda kumpulkan juga bisa berujung pada lebih banyak peralatan untuk meningkatkan level survivabilitas Anda, dari sekedar kenyamanan tidur hingga senjata. Setiap perlengkapan ini tentu saja butuh reseource tertentu untuk diakses. Hal dilematis ini bahkan terasa lebih menyiksa mental ketika Anda tengah berusaha menjarah di malam hari. Dengan limitasi tas yang Anda yang hanya bisa memuat varian objek dalam jumlah tertentu, Anda harus memprioritaskan resource seperti apa yag ingin Anda bawa pulang. Apakah Anda ingin membawa lebih banyak potongan kayu untuk membangun tempat tidur yang sangat dibutuhkan dua karakter yang sudah begitu ngantuk dan lelah? Atau Anda ingin menjarah makanan hanya untuk memastikan rasa lapar mereka terpenuhi? Anda harus memutuskan.

Dengan limitasi resource yang bisa Anda bawa pulang setiap kali menjarah, Anda harus punya skala prioritas.
Dengan limitasi resource yang bisa Anda bawa pulang setiap kali menjarah, Anda harus punya skala prioritas.
"Tetangga" Anda kadang-kadang datang dan mengajak bertukar resource. Anda bisa membuang resource yang tidak terlalu Anda butuhkan di sini dan mendapatkan yang lebih esensial.
“Tetangga” Anda kadang-kadang datang dan mengajak bertukar resource. Anda bisa membuang resource yang tidak terlalu Anda butuhkan di sini dan mendapatkan yang lebih esensial.
Namun semua perlengkapan ini juga tidak selalu berujung pada penyediaan resource esensial yang langsung berpengaruh pada karakter Anda. Ia bisa saja berakhir untuk menghasilkan resource lain yang dibutuhkan untuk membangun resource lebih penting, atau sebagai “mata uang” tukar. Benar sekali, selain menjarah di malam hari, Anda juga terkadang disinggahi survivor lain yang dikendalikan NPC untuk bertukar resource. Mereka datang dengan begitu banyak pilihan menggoda, dan Anda bisa mulai “membuang” resource yang tidak Anda butuhkan untuk sesuatu yang lebih Anda butuhkan. Ada beberapa resource seperti alkohol dan permata yang tidak punya kontribusi banyak dan bisa dilihat sebagai “mata uang” tersendiri ketika proses ini terjadi.

Frustrasi adalah sensasi yang secara konsisten Anda dapatkan di game ini. Bukan karena game ini jelek, melainkan sebaliknya - karena game ini dieksekusi dengan begitu luar biasa!
Frustrasi adalah sensasi yang secara konsisten Anda dapatkan di game ini. Bukan karena game ini jelek, melainkan sebaliknya – karena game ini dieksekusi dengan begitu luar biasa!
Ada rasa frustrasi tersendiri memang ketika memainkan This War of Mine. Frustrasi yang justru pantas untuk dilihat sebagai kelebihan dan bukannya – kekurangan. Ada perasaan begitu menyedihkan dan mengesalkan ketika melihat fakta bahwa apapun yang berusaha Anda lakukan, Anda tidak akan pernah membuat kondisi karakter-karakter utama Anda ini menjalani hidup yang normal dan membahagiakan. Anda tidak punya kemampuan untuk itu. Resource yang terbatas terus mendorong Anda ke jurang depresi penuh pilihan dilematis, yang terkadang harus berujung pada kondisi karakter yang justru memburuk. Dua potong makanan dengan tiga perut orang yang setengah mati kelaparan? Atau satu tempat tidur untuk tiga orang yang butuh tidur nyenyak? Secara konstan, selalu ada karakter yang menjadi korban dengan kebutuhan yang tidak pernah bisa diselesaikan. Dan ini akan membuat Anda merasa buruk. Seperti seorang ayah yang tidak kompeten untuk menyediakan makanan bagi anak-anaknya. Rasa frustrasi yang terasa begitu kentara, seolah Anda sendiri yang tengah berhadapan dengan situasi begitu kelamnya perang. Anda peduli dengan setiap karakter ini, Anda menciptakan keterikatan emosional dengan setiap dari mereka. Luar biasa!

Membuat Anda Merasa Seperti Sampah!

Bersiaplah untuk merasa seperti sampah!
Bersiaplah untuk merasa seperti sampah!
Jika rasa frustrasi yang muncul dari ketidakmampuan Anda untuk menyediakan apa yang dibutuhkan dari karakter Anda tidak cukup, This War of Mine masih punya banyak “senjata rahasia” untuk menghancurkan perasaan Anda dan membuat Anda merasa tak ubahnya seonggok sampah karena beban mental yang harus dipikul. Ada sensasi Anda seolah tengah berhadapan dengan simulasi situasi moral, dimana Anda tampaknya harus mengesampingkan hati demi perut. Mengesampingkan nyawa orang lain demi nyawa Anda sendiri. Proyeksi yang juga dieksekusi dengan sangat manis oleh This War of Mine ini.

Ia penuh dengan situasi dilematis yang akan menggelitik nilai moral dan emosi Anda.
Ia penuh dengan situasi dilematis yang akan menggelitik nilai moral dan emosi Anda.
Keluar dari rumah dan berusaha mencari resource yang lebih banyak, Anda terkadang dipaksa untuk menerobos masuk ke dalam rumah orang yang juga berhadapan dengan situasi yang sama untuk memastikan kelompok Anda sendiri punya kesempatan lebih besar untuk bertahan hidup. Lalu, Anda bertemu dengan penghuni rumah yang sama seperti Anda, juga ingin hidup di tengah sulitnya perang. Apa yang harus Anda lakukan? Apakah Anda akan membiarkan orang-orang ini hidup damai sementara perut Anda keroncongan dan teman Anda yang tengah sekarat karena luka di rumah kian mendekati akhir hidupnya? Atau Anda mulai berperan selayaknya seorang bandit, seekor binatang yang tidak lagi punya nilai moral? Anda harus memutuskan. Karena pada akhirnya, Anda bisa saja berakhir menggorok leher tetangga Anda untuk sepotong daging.

Kondisi seperti inilah yang membuat This War of Mine kian membuat hati Anda pilu dan hancur berkeping-keping, seperti kondisi yang kami hadapi. Tidak lagi punya resource, lapar, di tengah kondisi Kalia yang sempat kritis karena serangan Bandit yang berusaha memasuki rumah, kami tidak punya alternatif lain selain menjarah rumah tertangga terdekat. Sebuah rumah pasangan suami istri dengan timbunan sumber daya yang masih banyak. Berusaha menyelinap diam-diam, ketidaksengajaan kami untuk sedikit berlari ternyata membuat sang suami sadar bahwa rumahnya tengah dimasuki pencuri. Kami berusaha untuk bersembunyi, sembari mencari timing yang lebih tepat untuk mencari makanan dan obat-obatan. Namun si suami tampaknya tampaknya tak gampang menyerah. Ia terus memburu kami ke lantai basement, dengan sang istri yang tanpa senjata, mengikutinya. Kami tak punya alternatif lain. Tiga pukulan sekop ke kepala membuat sang suami tak lagi bernafas, dengan sang istri yang melihat dari seberang ruangan, diam tanpa bicara. Hari itu, kami pulang dengan banyak resource, tapi hati yang berbeda.

Ketika seonggok daging lebih penting dari nyawa.
Ketika seonggok daging lebih penting dari nyawa.
Ketika tidak ada yang lebih penting dari keselamatan diri sendiri.
Ketika tidak ada yang lebih penting dari keselamatan diri sendiri.
Hal ini jugalah yang sempat menimpa Bruno yang kini jadi ujung tombak survivabilitas kelompok ini. Dengan Pavle yang cedera dan Kalia yang masih tidak bisa banyak bergerak, Bruno pun berusaha menjarah salah satu rumah yang terlihat masih begitu utuh dan nyaman. Namun, begitu pintu utama dibuka, seorang tua berdiri di ujung ruangan memandang Bruno. Bruno sangat mengerti apa yang harus ia hadapi, dan si pria tua ini sangat memahami ancaman seperti apa yang tengah menimpa rumah tangganya. Tapi anehnya, si pria tak bisa berbuat banyak. Usianya yang renta membuatnya tidak bisa berbuat banyak melawan Bruno – seorang chef dengan tubuh bongsor dan pisau dapur di tangannya. Dan sang pria ini hanya diam, berlari kesana kemari mengikuti langkah Anda yang tanpa hati, mengambil semua resource yang sudah ia kumpulkan dengan susah payah. Pria itu hanya meminta satu hal – bahwa Anda tidak mengambil obat-obatan terakhir untuk sang istri yang juga renta dan sakit. Perlukah Anda peduli? Bayangan Pavle yang mengerang kesakitan di rumah pun muncul di otak. Anda harus memilih, dan Anda tidak mungkin membiarkan Pavle mati.

This War of Mine tidak hanya memberikan kepada Anda atmosfer perang dan betapa kejamnya konsekuensi yang harus dipikul oleh orang sipil, tetapi memproyeksikan kondisi seperti apa yang mungkin harus Anda tempuh untuk sekedar bertahan hidup. Konsekuensi dari aksi seperti ini tidak hanya akan mempengaruhi Anda di dunia nyata, tetapi juga karakter-karakter yang Anda gunakan. Membunuh orang tidak berdosa atau merampok mereka yang lemah akan membuat karakter Anda jatu ke dalam beban psikologis yang berat. Depresi, enggan melakukan apapun, mereka akan butuh waktu untuk pulih sebelum bisa beraktivitas kembali. Dengan kondisi seperti ini, This War of Mine menyuntikkan sebuah konsekuensi terpisah jika Anda memburu mereka yang tidak bersalah.

Akankah Anda menolong wanita yang terancam diperkosa ini? Dengan kompensasi, karakter Anda mungkin tewas atau cedera karenanya?
Akankah Anda menolong wanita yang terancam diperkosa ini? Dengan kompensasi, karakter Anda mungkin tewas atau cedera karenanya?
Maukah Anda
Maukah Anda menyelamatkan Anton? Pria tua renta yang berjanji akan berkontribusi besar, namun juga berarti ekstra mulut untuk diberi makan?
Tidak hanya dari aksi Anda menjarah, tetapi juga dari beragam situasi yang tiba-tiba muncul di depan pintu rumah Anda. Seorang tetangga wanita meminta bantuan Anda untuk membangun pertahanan jendela di rumahnya karena rentan dirampok. Ia tidak lagi punya suami, dan kini hanya tinggal dengan dua anaknya yang masih muda? Apakah konsekuensi bahwa karakter Anda mungkin harus bertemu dengan kondisi berbahaya memang pantas dikorbankan untuk membantu wanita ini? Atau ketika seorang tua renta mengetuk pintu dan meminta untuk bergabung bersama dengan kelompok Anda sembari berjanji akan berjuang mati-matian untuk ikut berkontribusi. Apakah pria renta ini pantas direkrut? Mengingat ini berarti satu ekstra mulut baru yang harus diberi makanan, sementara tiga karakter Anda yang lain kelaparan. Anda harus mengambil nafas panjang dan memutuskan.

Kesimpulan

This War of Mine jagatplay
Kami sangat merekomendasikan kepada Anda untuk mencicipi game yang satu ini, apalagi jika Anda termasuk gamer yang begitu memimpikan sensasi sebuah video game yang berbeda, yang siap untuk membuat benteng pertahanan emosional Anda hancur berkeping-keping. Biarkan game ini merasuk, membuat nafas Anda bergerak tidak teratur, dan membuat hati Anda begitu cemas dari satu momen ke momen selanjutnya. This War of Mine adalah salah satu game yang WAJIB Anda mainkan tahun ini!
Kapan terakhir kalinya Anda memainkan sebuah game yang alih-alih menguji seberapa cepat reflek gerakan atau logika otak Anda berjalan, justru menghantam Anda bertubi-tubi di emosi dan konflik moral? Anda yang merindukan sensasi seperti ini tentu saja tidak boleh melewatkan This War of Mine ini. Secara gameplay, ia menawarkan tantangan yang tidak mudah dan tentu saja – kompleks. Ada begitu banyak elemen yang direncanakan, diperhatikan, dan dieksekusi untuk memastikan karakter-karakter Anda mampu bertahan hidup lebih lama. Namun nilai jual utama game indie yang satu ini harus diakui, terletak pada beragam skenario dilematis yang memancing Anda untuk mengevaluasi kembali nilai-nilai hidup yang Anda pegang di dunia nyata saat ini. Apakah Anda lebih memilih mati kelaparan atau membunuh orang lain demi seonggok makanan dan umur lebih panjang? Situasi-situasi perang seperti inilah yang membuat kami jatuh hati dengan This War of Mine.

Walaupun demikian, bukan berarti game ini tidak hadir dengan catatan tertentu. Satu yang paling kentara adalah betapa linearnya pengalaman yang akan Anda dapatkan begitu Anda sudah memahami mekanik atau jalur seperti apa yang harus ditempuh untuk bertahan hidup lebih lama. Ia akan mudah terasa monoton jika Anda sudah mengerti apa yang harus Anda lakukan. Oleh karena itu, kami sangat menyarankan bagi Anda untuk mencicipi game in tanpa mencari informasi soalnya terlebih dahulu, setidaknya walkthrough agar bisa lebih hidup lama. Biarkan game ini berjalan dengan sendirinya, biarkan semua kondisi emosional tersebut menimpa Anda tanpa antisipasi sama sekali, dan Anda pun akan merasakan pengalaman This War of Mine yang sesungguhnya.

Kami sangat merekomendasikan kepada Anda untuk mencicipi game yang satu ini, apalagi jika Anda termasuk gamer yang begitu memimpikan sensasi sebuah video game yang berbeda, yang siap untuk membuat benteng pertahanan emosional Anda hancur berkeping-keping. Biarkan game ini merasuk, membuat nafas Anda bergerak tidak teratur, dan membuat hati Anda begitu cemas dari satu momen ke momen selanjutnya. This War of Mine adalah salah satu game yang WAJIB Anda mainkan tahun ini!

Kelebihan

Gaya visual yang cukup unik.
Gaya visual yang cukup unik.
  • Kualitas visual yang unik
  • Gameplay yang kompleks dan butuh perencanaan tersendiri
  • Keterikatan emosional dengan setiap karakter
  • Kondisi dilematis yang menggelitik nilai moral Anda
  • Proyeksi situasi perang yang berbeda
  • Kontrol yang intuitif
  • Musik yang kian memperkuat atmosfer
  • Elemen psikologis yang juga disuntikkan ke dalam gameplay

Kekurangan

Game ini akan kehilangan daya tariknya jika Anda bermain dengan menggunakan walkthrough.
Game ini akan kehilangan daya tariknya jika Anda bermain dengan menggunakan walkthrough.
  • Akan terasa biasa jika Anda sudah tahu formulanya
  • Sayangnya, tanpa mode multiplayer terlepas dari potensi yang begitu besar
Cocok untuk gamer: yang mengharapkan game unik, yang suka game emosional.
Tidak cocok untuk gamer: yang lebih senang menjadikan perang sebagai tempat bersenang-senang.

sumber : http://jagatplay.com/2014/12/pc-2/review-this-war-of-mine-membuat-anda-merasa-seperti-sampah/

0 komentar :

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys