Selasa, 14 Februari 2012

[spec] Wing of Prey


To play Wings of Prey WWII Air Combat, your computer or laptops must meet or exceed the minimal hardware requirements below:

Wings of Prey Minimal System Requirements:
Operating System: Windows XP SP3,
CPU: Intel Pentium 4 3200MHz Processor
RAM: 1GB
Video card: NVIDIA GeForce 7600 256 Mb or ATI Radeon X1650 256 Mb
HDD: 10 Gb free disk space
DirectX 9.0c.
Soundcard, DirectX compatible
Internet connection: 56 kb/s
Keyboard, mouse

Wings of Prey Recommended System Requirements:
Operating System: Windows XP SP3 with DirectX 9.0c /Vista SP1 /windows 7
Processor: Intel Core 2 Duo 2400 MHz
RAM: 2048 Mb
Video card: NVIDIA GeForce GTS 250 512 Mb or ATI Radeon 4850 512 Mb.
HDD:10 Gb free disk space
Sound card: DirectX compatible with support 5.1
Internet connection: 512 Kb/s
Keyboard, mouse, joystick

[gameplay] Wings of Prey

Jika ingin melihat gameplay ini, silahkan download video di bawah 

GAMEPLAY

[review] Wings of Prey

Wings of Prey adalah sebuah game simulasi pertarungan udara yang menampilkan konten sejarah yang akurat, visual berkualitas, dan fleksibilitas dari berbagai mode penerbangan yang memungkinkan pemain segala tingkat menikmatinya dengan baik.


Wings of Prey menawarkan lusinan pesawat yang bisa dipilih oleh pemain. Meskipun terasa seru untuk menerbangkan B17, I-16, Ju87 dan Hurricane, beberapa pemain mungkin akan merasa sedikit terganggu dengan fakta bahwa campaign dalam game ini memfokuskan hanya kepada beberapa jenis pesawat saja.

 
Campaign dijalani dengan berbagai chapter yang terdiri dari beberapa misi. Pemain akan mulai dari Battle of Britain, lalu pindah ke Stalingrad, Sicily, Korsun, Bulge, dan Berlin. Pemain harus memainkan semuanya dalam satu urutan, yang mungkin akan menjengkelkan beberapa pemain, tapi hal itu berguna untuk mempertahankan kontinuitas dari perang. Sayangnya, elemen cerita dalam setiap chapter cukup tipis, jadi pemain hanya akan lebih merasakan aksi dalam setiap misi.

 
Di luar campaign utama, terdapat banyak misi yang memungkinkan pemain untuk menaiki pesawat-pesawat Jerman dan Italia. Seperti misi-misi di dalam campaign, misi-misi ini juga memiliki objective yang sempit, seperti serangan darat, recon, dan lainnya, tapi keuntungannya adalah pemain tidak perlu membuang-buang waktu mencari-cari objective dengan tidak jelas.

Berbagai mode penerbangan dalam game ini cukup memuaskan. Realisme dan visual dalam arcade mode memungkinkan pemain baru untuk langsung menerbangkan pesawat tanpa harus memusingkan detil-detil kecil. Sementara simulation mode memberikan ruang untuk para pilot hardcore yang menyukai tantangan dalam persiapan dan penyetelan pesawat, G-limit, serta temperatur radiator.

 
Di luar mode-mode tersebut, ada beberapa hal yang mungkin akan membuat frustrasi para pemain hardcore. Dipaksa untuk memulai misi langsung dari udara adalah hal yang dibenci para penggemar simulasi. Hal yang menyenangkan dari bertempur melawan pesawat musuh adalah melepaslandaskan pesawat kemudian naik secepat dan seefisien mungkin. Hal yang sama juga berlaku dalam pendaratan setelah misi, untungnya hal ini merupakan pilihan. Itu semua memang hanya masalah selera, beberapa pemain memang ada yang ingin langsung mamasuki pertempuran dan menembaki pesawat musuh. 
 
Aspek presentasi visual yang paling impresif dari Wings of Prey adalah daratan. Sementara pesawat-pesawat, pencahayaan, dan kondisi peperangan biasanya mendapatkan perhatian terbesar dalam penampilan sebuah simulasi, kualitas tampilan dari daratan dan perairan berpengaruh besar dalam membuat game ini terlihat nyata. Dalam penerbangannya, pemain dapat melihat dataran yang dipenuhi oleh tumpukan jerami dan rumah pertanian, menuju ke jalanan di perkotaan di antara deretan rumah yang mendetil. Efek-efek atmosferik juga sangat menarik dengan gumpalan-gumpalan awan di angkasa.

 
Di atas itu semua, Wings of Prey juga menaruh perhatian yang besar kepada pesawat-pesawat. Bekas oli di badan pesawat, kokpit tiga dimensi, jejak asap dari mesin yang rusak, cipratan air dari proses pendaratan, semua hal yang membuat game ini memiliki pencapaian visual yang menakjubkan. Melihat api dan asap yang perlahan muncul dari mesin yang rusak akan memberikan pemandangan yang menarik bagi para pemain.

Suara dalam game ini terdengar biasa-biasa saja. Musik dan efek suara dalam game ini lumayan bagus, namun tingkat volume suaranya terdengar naik-turun dan tidak konsisten. Suara obrolan radio juga kadang bertumpukan dan terkesan berulang-ulang.

 
Secara keseluruhan, game ini sangat layak untuk dicoba. Para penggemar game simulasi pertarungan udara seperti Crimson Skies atau IL-2, mungkin akan merasa bahwa Wings of Prey akan memberikan pengalaman bermain berkualitas yang akan menarik minat para pemain arcade action maupun simulasi otentik. 
 
sumber ; http://www.kotakgame.com/review/detail_review.php?g=2784&dt=303

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys